Lemusa
Toponimi Lemusa
Desa Lemusa berasal dari nama Tumbuhan Rumput Memosa (Putri Malu) yang berfungsi untuk mengatasi gulma rumput ilalang yang tumbuh liar di perkebunan yang dibawa oleh seorang warga negara asing pemegang hak guna usaha pada perkebunan kelapa PT. Korontua di masa pemerintah kolonial Hindia Belanda. Adalah Lie Eng Tae, orang asing yang menyebut Memosa dengan kata Lemusa dan mulai saat itu lokasi perkebunan kelapa milik PT. Korontua disebut Lemusa dan hingga sekarang diabadikan sebagai nama desa. Desa Lemusa.
Adapun versi yang lain adalah yang berasal dari nama orang yakni Lamusa, yang bekerja di perusahaan kelapa milik Lie Eng Tae.
Pendiri Desa Lemusa adalah Seke Bada yang kemudian menjadi kepala kampung pertama di Lemusa pada tahun 1938 s/d 1945. Sepeninggal Seke Bada, yang menjadi penerus kepala kampung adalah Maugi Toheke yang menjabat dari tahun 1945 s/d 1950, Yakob Tobo menjabat dari tahun 1950 s/d 1952, Eto Bombe menjabat dari tahun 1952 s/d 1958, Sidu Toganti menjabat dari tahun 1958 s/d 1966, dan A. K. Losi menjabat dari tahun 1966 s/d 1968.
Di tahun 1968 Lemusa terpisah menjadi dua wilayah yaitu Lemusa Ledo dan Lemusa Bada. Lemusa Bada dipimpin oleh kepala kampung yang bernama Seti Togao dan Lemusa Ledo dipimpin oleh Sidu Toganti. Tahun 1971, di masa pemerintahan Camat Parigi, Arsid Pasau, Lemusa Bada dan Desa Lemusa Ledo digabung menjadi satu desa dan diadakanlah pemilihan kepala desa pertama yang dipilih secara langsung oleh masyarakat. Terpilih sebagai kepala desa pada saat pemilihan langsung masyarakat itu adalah Sidu Toganti. Dari hasil pemilihan tersebut Sidu Toganti kembali menjabat menjadi kepala desa yang awalnya kepala kampung. Sidu Toganti menjabat dari tahun 1971 s/d 1984.
Sepeninggal Sidu Toganti, Lemusa selanjutnya dipimpin oleh Ismail Arifin yang menjabat dari tahun 1984 s/d 1988, Erna Rondonuwu. B menjabat dari tahun 1988 s/d 2002, Ishak A. Palelo menjabat dari tahun 2002 s/d 2015, Ketut Budanita diangkat menjadi pejabat sementara dan menjabat dari tahun 2015 s/d 2016, dan yang terakhir menjabat dari 2016 hingga sekarang adalah Rais Mansur.